banner 1028x250

Inovasi ‘Super Peduli’ BKPSDM Parepare Lolos Presentasi, Kini Diverlap Tim Penilai KMP LAN RI

banner 468x60

KILASKATA.COM, PAREPARE – Tim penilai lomba Inovasi Daerah Kota Parepare melakukan penilaian verifikasi lapangan (Verlap) di Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah, Rabu (08/03/2023).

Ini dilakukan setelah Inovasi Super Peduli milik Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah Kota Parepare, dipilih sebagai salah satu dari 15 (lima belas) besar inovasi yang lolos tahap presentasi dan wawancara yang dilakukan oleh tim penilai dari Puslatbang KMP LAN RI beberapa hari lalu di Makassar.

Tim penilai inovasi dari Puslatbang KMP LAN RI Makassar diterima langsung oleh Kepala BKPSDMD, Adriani Idrus yang didampingi oleh Sekretaris BKPSDMD, Kepala Bidang Pengembangan Aparatur serta tim inovasi Super Peduli.

Inovasi Super Peduli, merupakan terobosan yang dilakukan oleh Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah Kota Parepare dalam memenuhi 20 JP pengembangan kompetensi ASN sesuai dengan amanat Undang -Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara, dengan memberdayakan para ASN lingkup Pemerintah Kota Parepare yang mempunyai kompetensi dan keahlian untuk membagikan kembali ilmu pengetahuannya kepada ASN lainnya.

Kepala BKPSDMD, Adriani dalam sambutan penerimaannya bersyukur atas terpilihnya Inovasi Super Peduli sebagai salah satu top 15 (lima belas) besar dalam lomba inovasi daerah tingkat Kota Parepare.

Menurutnya, inovasi ini sebagai salah satu solusi dalam rangka peningkatan pengembangan kompetensi bagi ASN tanpa mengeluarkan banyak biaya kediklatan.

“Selama ini kegiatan pengembangan kompetensi dilakukan melalui metode klasikal dan itu memerlukan biaya yang tidak sedikit. Selain itu, pengembangan kompetensi juga hanya pada Sebagian kecil ASN”, paparnya.

Sehingga, Adriani sangat mengharapkan melalui inovasi Super Peduli ini, telah tersedia wadah bagi para ASN dilingkungan Pemerintah Kota Parepare untuk saling berbagi ilmu pengetahuan melalui metode non klasikal.

“Tentunya yang kami harapkan semua ASN terpenuhi haknya untuk mendapatkan pengembangan kompetensi 20 JP. Dan ternyata memang banyak ASN yang antusias terhadap program ini. Bahkan ada juga dari kalangan masyarakat yang menyaksikan kegiatan Super Peduli ini pada kanal youtube BKPSDMD”, jelas Adriani.

Sementara itu, salah satu Tim Penilai lomba Inovasi Daerah dari Puslatbang KMP LAN RI Makassar, Erman menyatakan apresiasinya terhadap inovasi Super Peduli dari BKPSDMD ini. Dirinya mengatakan inovasi ini merupakan solusi bagi Aparatur Sipil Negara dalam mengaktualisasikan dirinya untuk mengembangkan kompetensi, tidak hanya bagi pejabat administrasi tetapi juga bagi pejabat fungsional.

“Saya rasa kalau semua daerah mampu mereplikasi dan melakukan hal seperti inovasi Super Peduli ini, maka permasalahan 20 JP bagi ASN dapat terselesaikan dengan baik”, tandasnya. (k13/kls**)

Leave a Reply