banner 1028x250

Kantor Kemenkumham Sulut Sosialisasikan Budaya Anti Korupsi demi Tingkatkan Kualitas Layanan Publik

banner 468x60

KILASKATA.COM, SULUT – Kantor Wilayah Kemenkumham Sulawesi Utara menggelar sosialisasi pembangunan budaya anti korupsi. (3/5/2023).

Upaya ini dilakukan demi meningkatkan kualitas pelayanan publik yang bersih dan meningkatkan pencegahan tindakan koripsi pada seluruh satuan kerja di lingkungan Kanwil Kemenkumham Sulawesi Utara.

Plh. Kepala Kantor Wilayah I Putu Murdiana yang membuka kegiatan tersebut menegaskan kepada seluruh peserta yang hadir bahwa upaya pemberantasan korupsi tidak hanya cukup dengan membuat peraturan perundang-undangan.

“Yang lebih penting adalah membangun mental orang-orang yang dapat memberantas korupsi itu sendiri. Tanpa membangun SDM yang baik dan berintegritas, mustahil pemberantasan korupsi dapat berjalan dengan maksimal,” tegasnya.

Acara yang berlangsung di aula Kanwil dan diikuti oleh seluruh Kepala UPT dan pejabat administrator dan pengawas Kanwil tersebut, diisi dengan pemaparan terperinci mengenai budaya anti korupsi oleh narasumber dari Perwakilan BPKP Provinsi Sulut, Patardo Nainggolan dan Didi.

Dalam penjelasannya, Patardo mengungkapkan bahwa sebaik apapun manajemen suatu organisasi dibangun, ketika individu tidak berintegritas maka bibit bibit korupsi tetap menjamur. “Jika pemimpin tidak menunjukkan perilaku berintegritas maka terjadilah budaya korupsi,” terang Patardo.

Narasumber dari BPKP itu juga menekankan pentingnya evaluasi risiko dibuat setiap tahun.

“Pembangunan budaya anti korupsi berarti ada proses perubahan yang direncanakan, jika ada disclosure jangan takut, siapkan saja bukti-buktinya,” pesan narasumber. (kls/k13 **)

Leave a Reply