banner 1028x250

Taufan Pawe Harap Event Nasional ‘Salo Karajae’ 2023 jadi Magnet

banner 468x60

KILASKATA.COM, PAREPARE – Festival Salo’ Karajae tahun 2023 akan resmi dibuka malam ini di Pelataran Tonrangeng River Side, Rabu, (31/5/2023).

Festival Salo Karajae yang berhasil bertahan sebagai kalender nasional Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) RI dalam Kharisma Even Nusantara (KEN) tahun 2023 tahun ini bakal lebih meriah dan semarak. Sebanyak 50 tenan akan mengisi untuk mendongrak perekonomian Parepare.

Wali Kota Parepare, Taufan Pawe mengatakan, Festival Salo’ Karajae ini dikemas dengan seapik mungkin dengan menonjolkan pelestarian budaya dan kearifan lokal.

“Kita berharap dengan event yang sudah menjadi kalender nasional ini, budaya dan kearifan lokal kita terus maju dan menjadi magnet orang luar datang ke kota kita. Tentu ditunjang dengan destinasi wisata,” papar TP, akronim Ketua DPD I Partai Golkar Sulsel ini.

Secara teknis, Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Pareare menguraikan, pada Festival Salo Karajae tahun ini berkolaborasi dengan berbagai pihak, seperti Tim Pengerak PKK Parepare dengan mengadakan lomba kreasi masak ikan sebagai langkah pencegahan stunting pada anak, dan beberapa kegiatan tradisonal lainnya dengan menampilkan kearifan lokal.

“Ada lomba tari kreasi, lomba tangkap bebek, lagu daerah, ethnic dance performance, perahu hias, lomba memancing, tarik tambang perahu, daur ulang sampah kreatif, lomba memasak, hingga penampilan artis ternama Andika Mahesa, dan Rijja Rumor,” sebut Hamka, sapaan eks adc Taufan Pawe, Wali Kota Parepare ini.

“Penampilan musisi lokal juga tidak lupa kita libatkan setiap menggelar event sebagai wujud komitmen Bapak Wali Kota Parepare agar musisi lokal kita punya panggung di daerahnya sendiri,” papar Hamka.

Pameran 50 tenant UMKM hingga fashion show designer yang dikoordinir langsung oleh Ketua Dekranasda Parepare yang juga Pembina Komunitas Desainer Etnik Indonesia (KDEI), Erna Rasyid Taufan juga akan memeriahkan Festival pesisir yang ditunggu-tunggu setiap tahun ini.

“Kementerian memberikan kami target nilai transaksi di dalam festival ini yaitu Rp 3 miliar, mudah-mudahan bisa kita capai, “harap dia.

Kegiatan ini juga didukung oleh Bank Indonesia untuk program penggunaan QRIS, dalam melakukan transaksi khususnya bagi pelaku UMKM dan pengunjung. (k13/kls**)

Leave a Reply