banner 1028x250

Viral! Tergiur Situs Jual Beli Organ Tubuh, Motif Dua Remaja di Makassar Rela Bunuh Bocah 10 Tahun

banner 468x60

 

KILASKATA.COM, MAKASSAR – Poltestaber Makassar mengungkap motif dua pelaku penculikan disertai dengan pembunuhan terhadap bocah berinisial FS (10). Terungkap pelaku tega melakukan tindakan menculik dan membunuh karena ingin menjual organ tubuh korban.

Kepala Polrestabes Makassar, Komisaris Besar Budhi Haryanto mengatakan pengungkapan berawal dari laporan masyarakat di mana anaknya hilang. Dari laporan tersebut, polisi melakukan penyelidikan.

“Dan ternyata anak hilang tersebut sudah ditemukan dalam keadaan meninggal. Kita lakukan penyelidikan dan pengembangan. Akhirnya, kita ketahui hilangnya anak tersebut karena dibunuh,” kata Budhi saat jumpa pers di Mapolrestabes Makassar, Selasa (10/1).

Budhi menjelaskan dua pelaku yakni AD (17) dan AMF (14) penculikan dan pembunuhan telah diamankan. Motif pelaku melakukan tindakan keji tersebut karena ingin menjual organ tubuh FS.

“Rencananya organ dari anak yang dibunuh ini akan dia jual,” ungkapnya.

Meski demikian, polisi ingin mendalangi penyebab pelaku berpikir melakukan pembunuhan dan hendak menjual organ tubuh. Setidaknya ada tiga aspek yang didalami polisi dari kedua tersangka.

“Pertama, aspek sosiologis. Keluarga tersangka ataupun pergaulan tersangka ini diwarnai dengan hal negatif. Contohnya, tersangka mengonsumsi konten negatif di internet tentang jual beli organ tubuh. Dari situ, tersangka terpengaruh. Ingin menjadi kaya dan memiliki harta sehingga muncullah niatnya tersangka melakukan pembunuhan,” bebernya.

Kedua, aspek psikologis. Budhi mengaku akan memeriksakan kedua pelaku ini ke psikolog. “Tim penyidik akan mendatangkan psikologis untuk mengetahui sejauh mana tersangka ini tega melakukan perbuatan pembunuhan ini,” sebutnya.

Terakhir, aspek Yuridis. Budhi menyebut sudah melakukan konstruksi pidana. “Kita jerat dengan pasal Pembunuhan berencana dan Undang-Undang perlindungan anak UU nomor 23 tahun 2002,” tegasnya.

Meski demikian, Budhi memastikan kedua tersangka tidak terkait dengan jaringan penjual organ tubuh manusia. Hanya faktor ekonomi yang menyebabkan tersangka melakukan tindakan pembunuhan.

“Tersangkanya tidak punya jaringan. Cuman karena motif ekonomi, yang bersangkutan ingin menunjukkan ke orang tuanya bahwa yang bersangkutan bisa mencari uang. Makanya dilakukanlah perbuatan tersebut,” ucapnya.

Leave a Reply